Contents
A2. Proses Terjadinya Petir
Petir bermula dari proses elektrostatis di dalam awan petir. Angin di dalam awan petir yang bergerak ke atas membawa tetesan air ke ketinggian hingga mencapai suhu yang sangat dingin, sehingga tetesan air membeku (kristal es kecil). Di saat yang sama, angin yang bergerak ke bawah membawa tetesan air yang sudah memadat (graupel) sehingga terjadilah tabrakan antara keduanya. Hal ini menyebabkan pergesekan dan lepasnya elektron.


Sebagai hasilnya bagian atas awan bermuatan positif dan bagian bawah awan bermuatan negatif. Semakin besar awan berkembang, semakin besar pula muatan negatif dan positif di dalamnya. Ketika jumlah muatan sudah cukup banyak, udara yang merupakan isolator sudah tidak dapat lagi menahan arus sehingga terjadilah pelepasan muatan atau sambaran listrik yang di kenal dengan petir.