Skip to content

B2. Sistem Proteksi Petir Internal (Surge Protection Device)

Sistem proteksi internal, yang disebut juga dengan Surge Protection Device, berperan untuk melindungi perangkat elektronik dari lonjakan tegangan sesaat (tegangan lebih transien) . SPD bekerja dengan membuang tegangan lebih/arus lebih ke tanah(ground), sehingga perangkat yang dilindungi tidak terganggu/rusak.

Tegangan lebih transien memiliki 2 penyebab utama:

  • Petir
  • Switching Power Machine
Gambar 1: Jenis-Jenis Dampak Sambaran Peitr

Sambaran petir dapat merusak instalasi elektronik dan elektrik gedung melalui dua cara:

  • Melalui sambaran langsung ke bangunan
  • Melalui sambaran tidak langsung ke bangunan
  1. Petir menyambar tiang listrik yang terhubung ke bangunan. Tengangan lebih dan arus lebih dari sambaran ini dapat menyebar sampai beberapa kilometer dari titik sambaran.
  2. Petir menyambar sesuatu yang dekat dengan tiang listrik. Radiasi elektromagnetik yang dihasilkan oleh arus petir akan menghasilkan overvoltage dan overcurrent.
  3. Sambaran petir yang terletak dekat dengan bangunan akan menaikkan tegangan tanah di sekitar titik sambaran.
Sambaran Petir ke Sistem Proteksi Petir

Sambaran petir ke sistem proteksi petir akan mengakibatkan tegangan lebih  dan arus lebih yang dihasilkan oleh induksi. Arus lebih yang dihasilkan memiliki karakteristik 10/350μs.

Sambaran Petir ke Objek Dekat Tiang Listrik

Arus petir menghasilkan tegangan lebih melalui induksi elektromagnetik dalam sistem distribusi. Tegangan lebih ini disebarkan di sepanjang saluran ke peralatan listrik di dalam gedung.

Sambaran Petir ke Tiang Listrik

Arus petir (10/350μs) akan masuk ke dalam bangunan melalui saluran listrik dari powerline dan merusak semua perangkat yang terhubung dengan instalasi listrik.

Sambaran Petir ke Objek Dekat Bangunan

Sambaran ke objek lain menaikkan tegangan tanah di dekat bangunan dan mengakibatkan arus mengalir dari tanah ke dalam instalasi listrik bangunan.

Tipe-Tipe Surge Protection Device (SPD)

Penangkal Petir Internal dibagi menjadi 3 tipe berdasarkan kapasitas proteksi dan fungsinya, yaitu :
Gambar 2: Lokasi Peletakkan SPD Berdasarkan Tipenya

1. Type 1 SPD

SPD tipe 1 dipasang di panel listrik utama, bertujuan untung melindungi instalasi listrik dari sambaran petir langsung. Perangkat proteksi ini juga bertujuan untuk melindungi dari arus balik yang diakibatkan oleh kenaikan potensial/tegangan tanah.

Kemampuan proteksi SPD tipe 1 mengikuti standar gelombang arus petir 10/350 µs. (IEC 62503, 2010).

2. Type 2 SPD

SPD Tipe 2 berfungsi untuk memproteksi instalasi listrik tegangan rendah. Alat ini dipasang di setiap panel distribusi listrik untuk mencegah penyebaran tegangan berlebih pada perangkat elektronik yang di lindungi.

Kemampuan proteksi SPD tipe 2 mengikuti standar gelombang arus 8/20 µs. (IEC 62503, 2010).

3. Type 3 SPD

SPD tipe 3 merupakan pertahanan terakhir dalam jaringan pelindung lonjakan potensial/tegangan. Alat ini memiliki kapasitas pelepasan arus yang rendah, sehingga alat ini harus dipasang di instalasi listrik di mana SDP tipe 1 dan / atau 2 sudah ada.

SPD tipe 3 pada umumnya di gunakan untuk melindungi perangkat yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap gangguan, seperti alat komunikasi, komputer, tv, dan lain-lain.

SPD tipe 3 dikarakterisasikan oleh kombinasi gelombang tegangan (1,2/50 μs) dan gelombang arus (8/20 μs).